Instalasi Ubuntu 8.04 Hardy Heron (bagian kedua)

Instalasi Ubuntu pada Windows

Umenu dan Wubi adalah dua solusi yang ditambahkan pada Hardy Heron untuk membantu anda menjalankan prosedur instalasi Ubuntu melalui Windows anda. Jika anda ingin mengurangi sejumlah kerepotan dalam prosedur instalasi dan memilih langkah mudah, manfaatkan kedua tool yang berguna ini.

Umenu

Umenu (Ubuntu CD Menu) merupakan program launcher yang berjalan pada Windows. Untuk menjalankan umenu, nyalakan komputer lalu tunggu proses boot-up sistem Windows anda seperti biasa. Setelah Windows berjalan, masukkan desktop CD Ubuntu pada drive CD ROM. Jendela Ubuntu CD Menu secara otomatis akan terbuka:


Terdapat tiga pilihan pada Ubuntu CD Menu.

1. Demo and full Installation

Pilihan “Demo and Full Installation” digunakan jika anda ingin menjalankan Live CD atau melakukan instalasi Ubuntu secara permanen, baik instalasi penuh (membuang sistem Windows anda) maupun dual boot (dus sistem dalam satu komputer, yakni Ubuntu dengan Windows). Jika mengklik/memilih opsi ini, maka akan keluar jendela berikut:

Untuk mulai menjalankan Live CD atau melakukan instalasi permanen, tandai pilihan “Reboot now” dan klik Finish. Komputer akan melakukan restarting dan me-load desktop CD Ubuntu anda. (Catatan: Setting BIOS harus disetel untuk menjalankan CD ROM sebagai first boot devices. Cara melakukan setting boot devices harap dilihat pada bagian Instalasi melalui boot-up screen)

2. Install inside Windows

Pilihan “Install inside Windows” akan menginstall Ubuntu pada sistem operasi Windows (tanpa membutuhkan partisi tersendiri), sehingga Ubuntu terlihat seolah-olah sebagai ‘aplikasi’ dari Windows.

3. Learn More

Pilihan ini akan mengarahkan (directing) anda ke halaman situs web Ubuntu (http://www.ubuntu.com), di mana anda dapat belajar lebih lanjut atau mencari informasi lebih banyak tentang sistem operasi Ubuntu.

WUBI

WUBI (Windows-based UBuntu Installer) adalah program installer Ubuntu yang berjalan pada sistem Windows. Wubi dirancang untuk memandu pengguna sistem operasi Windows yang belum memahami Linux untuk mencoba Ubuntu tanpa risiko kehilangan data karena kesalahan dalam proses formatting atau saat mempartisi harddisk.

Wubi tidak menginstall Ubuntu pada partisi tersendiri, namun menginstall-nya ke dalam sistem operasi Windows sehingga seolah-olah Ubuntu berjalan sebagai aplikasi dari Windows. Hal ini dimungkinkan karena Wubi akan menambahkan entri pada boot menu Windows yang memungkinkan pengguna menjalankan Linux. Selain itu Wubi akan menempatkan diri pada file sistem Windows dan mengambil tempat pada direktori C:\wubi\disks\system.virtual.disks. Linux akan melihat file ini sebagai partisi harddisk tersendiri.

Jendela Wubi akan muncul saat anda mengambil pilihan Install Inside Windows pada Ubuntu CD Menu. Namun untuk dapat menjalankan Wubi, komputer anda harus memiliki kapasitas RAM sedikitnya 256 MB (di luar memori yang di-shared untuk memori grafik apabila anda tidak memiliki VGA card internal).

Terdapat sejumlah menu pada Wubi installer. Menu pertama adalah Installation Drive. Angka dalam tanda kurung adalah besar memori bebas/kosong yang dapat digunakan pada drive tersebut. Anda tidak harus menggunakan keseluruhan memori kosong untuk menginstall Ubuntu pada Windows.

Menu kedua adalah Installation Size. Anda harus menentukan besar memori yang akan digunakan untuk menginstall Ubuntu. Jika tidak tahu pasti besarnya alokasi memori yang mesti digunakan, tentukan saja sebesar 4 GB (kebutuhan ruang minimal untuk Ubuntu).

Pilihan desktop environment biarkan saja apa adanya (Ubuntu), atau dapat pula memilih desktop environment lain (KDE/Kubuntu, Xfce, dan sebagainya).

Pada pilihan bahasa, anda dapat menentukan bahasa instalasi yang akan digunakan.

Pada kotak pengisian username, tentukan username anda (nama anda, atau nama lain apapun yang anda suka, misalnya “administrator”).

Pada kotak pengisian password isikan password sesuka anda, yang mudah diingat namun sulit ditebak orang lain. Ulangi sekali lagi password tersebut pada kotak persis di bawahnya. Jangan sampai terlupa, karena password tersebut harus digunakan untuk login dan menjalankan pekerjaan-pekerjaan administratif saat Ubuntu telah terinstall nantinya.

Setelah semua form terisi, klik tombol “Install”. Kini serahkan semua urusan pada komputer anda. Tunggu hingga proses instalasi selesai dan muncul tampilan untuk me-reboot komputer anda. Klik Finish:


Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: