Instalasi Ubuntu 8.04 Hardy Heron (bagian pertama)

Proses instalasi adalah proses pemasangan sistem operasi pada komputer anda sehingga sistem tersebut dapat berjalan dan anda dapat menggunakannya untuk melakukan pekerjaan sehari-hari. Untuk dapat melakukan proses instalasi, pastikan anda telah memiliki desktop CD distribusi Ubuntu pada praktek ini menggunakan Ubuntu 8.04 “Hardy Heron”). Distribusi tersebut berisi file sistem dan program-program lain yang dibutuhkan selama proses instalasi berlangsung.

Instalasi Ubuntu desktop sangat mudah dilakukan karena sepenuhnya menggunakan mode grafik. Namun demikian anda harus tetap memperhatikan prosedur yang dilakukan dan memastikan tidak ada masalah berkaitan dengan perangkat keras atau faktor-faktor lain yang berpeluang mengganggu proses instalasi secara keseluruhan.

Agar dapat berjalan secara optimal, Ubuntu 8.04 membutuhkan spesifikasi perangkat keras (hardware) PC desktop minimal sebagai berikut:

Desktop edition:

  • Prosesor x86-based dengan clock speed minimal 500 Mhz.
  • Memori (RAM) 256 MB
  • Harddisk berkapasitas minimal 4 GB.
  • VGA (Graphic Card) dengan kemampuan 3D Acceleration dan Xgl seperti NVIDIA dan ATI, jika anda ingin mengaktifkan fitur desktop effect dengan Compiz atau Beryl. Ubuntu tetap dapat berjalan normal tanpa menggunakan kartu grafis dengan spesifikasi tersebut, namun hanya akan menjalankan tampilan desktop sederhana dan tanpa efek khusus (basic setting).
  • Koneksi internet (bersifat opsional guna memperlancar proses instalasi aplikasi-aplikasi tambahan yang anda butuhkan dari software repository secara online). Jika tidak memiliki koneksi internet untuk menginstall aplikasi tambahan, anda dapat mencari alternatif menggunakan DVD repositori, yakni DVD berisi koleksi aplikasi-aplikasi Ubuntu dari repositori yang dapat anda peroleh dari komunitas Ubuntu atau pihak-pihak lain.

Persiapan Instalasi

Sebelum melakukan prosedur instalasi, pastikan anda telah melakukan hal-hal berikut sebagai persiapan:

  • Backup/buat cadangan semua file-file penting yang tersimpan dalam hardisk komputer anda. Kita tentu tidak ingin berspekulasi. Dengan membuat backup, risiko kehilangan data penting karena kesalahan teknis maupun non teknis saat instalasi dapat diminimalkan. Backup dapat dilakukan dengan mengkopi semua file-file penting ke dalam media penyimpanan data berkapasitas besar seperti CD-R atau DVD-R, flash drive, dan sebagainya.
  • Defragment hardisk anda. Gunakan tool disk defragmenter yang terdapat pada menu Control Panel Windows
  • Ubah setting first boot device pada BIOS menjadi CD ROM, sehingga pada saat komputer loading atau restart sistem akan ‘membaca’ drive CD ROM terlebih dahulu (namun jika anda menginstall Ubuntu pada Windows melalui aplikasi Wubi installer, anda belum perlu mengubah setting first boot devices tersebut).
  • Ada baiknya selama beberapa hari/minggu sebelum melakukan instalasi permanen, anda jalankan Ubuntu melalui Wubi. Fasilitas Wubi dirancang sebagai program simulasi atau demo untuk memungkinkan anda membiasakan diri dan berlatih menggunakan menu-menu yang terdapat pada Ubuntu melalui sistem operasi Windows anda. Dengan demikian, pada saat Ubuntu telah terinstall secara permanen, anda sudah terbiasa dan tidak lagi merasa canggung saat menjalankannya.

Single atau Dual Boot?

Bagi kebanyakan pengguna Windows, sungguh tidak mudah mengambil keputusan untuk menjatuhkan “talak tiga” kepada sistem yang nyaman dan empuk tersebut dan beralih ke sistem operasi baru yang tidak mereka kenal dengan baik. Hal ini dapat dimengerti, karena mengganti sistem operasi otomatis harus diikuti dengan konsekuensi untuk belajar kembali dari dasar, sebuah proses yang memakan waktu serta melelahkan.

Untuk anda yang masih diliputi rasa ragu, tersedia pilihan instalasi yang cukup menarik, yakni instalasi dual boot. Dengan instalasi dual boot, di dalam komputer anda terdapat dua sistem operasi sekaligus, yakni Windows dan Ubuntu. Anda dapat memilih sistem mana yang akan dijalankan pada saat startup. Namun demikian anda harus menyadari konsekuensi dari pilihan dual boot, karena menjalankan dual boot memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Kelebihan dual boot:

  • Anda dapat mengevaluasi sistem operasi Ubuntu sembari tetap memiliki akses ke sistem Windows.
  • Anda tetap dapat melakukan menjalankan Windows jika membutuhkan aplikasi-aplikasi tertentu yang hanya dapat berjalan pada Windows
  • Anda dapat berpindah-pindah sistem dengan cepat (hanya dalam hitungan menit)

Kekurangan dual boot:

  • Keberadaan dua sistem operasi sekaligus akan memakan banyak ruang harddisk (Namun hal ini sebenarnya bersifat subyektif. Untuk hardisk dengan kapasitas penyimpanan yang cukup besar – lebih dari 80 GB – barangkali tidak menjadi persoalan)
  • Proses upgrading Windows (misalnya dari Windows XP ke Vista) dapat membuat konfigurasi dual boot menjadi berantakan. Pertimbangkan dengan baik apakah anda akan mengupgrade sistem Windows anda. Jika ya, sebaiknya lakukan hal tersebut terlebih dahulu sebelum memulai opsi dual boot.
  • Waktu yang diperlukan untuk melakukan startup menjadi sedikit lebih lama
  • Menjalankan dual boot lebih rumit dibandingkan menjalankan single boot

Apapun pilihan instalasi anda, pastikan untuk tetap memperhatikan prosedur teknis yang harus dilakukan guna menghindari kesalahan fatal. Melakukan instalasi Ubuntu bukan hal yang sulit, namun seringkali masalah muncul justru karena faktor kesalahan yang sepele.

Baiklah. Setelah semua persiapan fisik dan mental dilakukan, kini tinggal selangkah menuju tahapan krusial: praktek instalasi Ubuntu. Jangan lupa siapkan secangkir Capuccino panas dengan krim dan taburan choco granule, dan setoples cemilan ringan. Anda pasti akan membutuhkannya🙂

…. lanjut

3 Balasan ke Instalasi Ubuntu 8.04 Hardy Heron (bagian pertama)

  1. Sigit mengatakan:

    masalah kebiasaan aja sie, yang penting punya 2 partisi yang beda aja; aku pernah multi boot malah he he he 1 windows 3 lainnya linux beda2 desktop wakaka …

    saranku khusus untuk Linux sediain 5-7 Giga khusus buat install rootnya, jadi klo ada apa2 yang dihajar partisi linuxnya ini aja

  2. Hermanu mengatakan:

    Ooops.. Windowsnya ga marah2 tuh, dipoligami ama OS lain he he he.. Yang penting bisa berlaku adil buat semua ya mas😀

  3. ANDINI mengatakan:

    maaf….selamat siang…
    saya seorang pemula…saya mempunyai CD UBUNTU 8.04, saya sedikit-sedikit sudah paham cara instalasinya…tapi saya belum paham cara pembagian partisi pada harddisk…?????
    mohon petunjuk….

%d blogger menyukai ini: