Ubuntu Linux

Ubuntu” adalah istilah dalam bahasa Zulu dan Xhosa, Afrika Selatan, yang menggambarkan sebuah konsep tradisional Afrika tentang kesetiaan dan kebersamaan antar sesama. Ubuntu merupakan salah satu prinsip dasar yang melandasi berdirinya Republik Afrika Selatan yang baru, dan sering dihubungkan dengan ide kebangkitan Afrika (African Rennaissance).

Sebagai sebuah sistem berbasis GNU/Linux yang dibangun oleh komunitas pengembang, Ubuntu mencoba mengusung semangat dan ideologi sosialis tradisional Afrika tersebut ke dunia perangkat lunak komputer. Filosofi dari free software tidak sekadar berhenti pada membagikan perangkat lunak secara gratis kepada masyarakat, namun lebih jauh dari itu, setiap orang dapat menggunakannya untuk berbagai keperluan mereka, memiliki akses terhadap kode sumber (source code) program tersebut, mengubah dan memodifikasinya sesuai keinginan, memperbaiki bug atau cacat program yang ditemukan, berkontribusi dalam komunitas, dan (sangat diharapkan) menyebarluaskan pengetahuannya – sekecil apapun – kepada orang lain. Secara teknis, kebebasan semacam ini membawa keuntungan: setiap kekurangan pada program dapat segera diperbaiki dengan cepat dan efisien.

Ubuntu berbasis pada Debian, dan dirancang terutama untuk penggunaan umum yang meliputi PC desktop, laptop, dan server. Dalam satu paket sistem operasi Ubuntu versi desktop disertakan beragam aplikasi untuk menunjang pekerjaan komputasi perkantoran/individu seperti paket aplikasi OpenOffice.org yang setara dengan MS Office, email client Evolution, web browser Mozilla Firefox, pengolah grafik raster GIMP yang merupakan padanan dari Adobe Photoshop, hingga berbagai tool pemrograman. Kelengkapan aplikasi yang disertakannya membuat Ubuntu sangat cocok untuk digunakan pada rentang pengguna yang luas dari pemula, institusi pendidikan, bisnis/perkantoran, hingga web administrator dan programmer.

Berdasarkan survei online DesktopLinux.com atas 38.500 pengunjung situsnya pada tahun 2007, Ubuntu merupakan distribusi Linux yang paling banyak digunakan, dengan jumlah share data sebanyak 30,3% responden menggunakan Ubuntu.

Kepopuleran Ubuntu tidak terlepas dari opini yang berkembang bahwa Ubuntu adalah distribusi Linux yang paling “gampang” dipelajari dan cukup bagus buat pemula yang ingin mengenal Linux. Opini tersebut tidak salah, namun barangkali harus dikritisi lebih lanjut: apa ukuran dari “gampang” itu, dan parameter apa yang membuat sebuah sistem operasi disebut sebagai sistem untuk pemula, dan sistem operasi yang lain lebih layak disebut sebagai sistem khusus untuk para pakar? Apakah pilihan menggunakan sistem operasi tertentu menunjukkan tingkat “kepakaran” seseorang? Mestinya tidak demikian.

Rilis pertama Ubuntu adalah versi 4.10 (Oktober 2004) yang memiliki nama kode (Code Name) Warty Warthog, dibangun oleh tim developer kecil yang dibentuk dan dipimpin oleh Mark Shuttleworth dan disponsori perusahaan Canonical, Ltd. Pada versi-versi berikutnya Ubuntu dirilis dengan pola LTS (Long Term Support), yakni berdasarkan dukungan teknis jangka panjang; tiga tahun untuk Ubuntu desktop dan lima tahun untuk Ubuntu server.

Setiap rilis Ubuntu disertai testing name dan code name yang agak nyleneh. Berikut adalah daftar rilis Ubuntu sejak kemunculan pertamanya (versi 4.10) pada Oktober 2004:


Versi

Code Name/Nama Kode

Testing name

Waktu rilis

4.10

Warty Warthog

Sounder

Oktober 2004

5.04

Hoary Hedgehog

Array

April 2005

5.10

Breezy Badger

Colony

Oktober 2005

6.06

Dapper Drake (LTS)

Flight

Juni 2006

6.10

Edgy Eft

Knot

Oktober 2006

7.04

Feisty Fawn

Herd

April 2007

7.10

Gutsy Gibbon

Tribe

Oktober 2007

8.04

Hardy Heron (LTS)

Alpha

April 2008

8.10

Intrepid Ibex (dalam skedul)

Oktober 2008

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: