Instalasi Ubuntu 8.04 Hardy Heron (bagian ketiga)

Instalasi Permanen pada partisi tersendiri

Apakah BIOS anda sudah disetting untuk menjalankan CD ROM sebagai first boot device? Kalau belum, caranya gampang. Pada saat proses boot-up Windows berjalan, tekan tombol delete atau F2 pada keyboard. Anda akan masuk ke halaman BIOS Setup. Arahkan pilihan pada menu Advanced BIOS Setup, lalu atur pilihan first boot devices ke CD ROM. Pada second boot devices, setting ke hardisk anda. Setelah perubahan setting anda lakukan, tekan tombol F10 (Save and Exit).

Komputer akan melanjutkan boot-up dan masuk ke sistem Windows seperti biasa. Masukkan desktop CD Ubuntu ke dalam drive CD ROM. Pada jendela Ubuntu CD menu launcher yang terbuka secara otomatis, klik tombol “Demo and full Installation”, lalu pada jendela berikutnya pilih “Reboot now” dan klik Finish. Sistem secara otomatis akan merestart komputer anda dan me-load materi CD Ubuntu.

Pada tampilan pertama akan terlihat pilihan bahasa yang akan digunakan selama proses instalasi. Pilih bahasa yang akan anda gunakan, lalu tekan [enter]:

Selanjutnya, pada layar akan keluar tampilan Installation Screen berikut:

Untuk memulai proses instalasi, arahkan highlight dan pilih option: Install Ubuntu lalu tekan tombol [enter]. Anda akan segera melihat tampilan progress bar sebagai indikator kalau Ubuntu tengah memulai proses Live Session.

Live Session memang menjadikan proses instalasi Ubuntu berjalan sedikit lebih lambat dari instalasi Windows, namun percayalah, sekali Ubuntu terinstall pada komputer, dia akan berlari jauh lebih cepat. Kini anda boleh mulai menghirup kopi anda.

Menu Instalasi

Setelah proses loading selesai, Layar Live Session akan tampil. Live session merupakan “demo” dari Ubuntu yang dijalankan dengan Live CD (desktop CD Ubuntu sekaligus juga dapat berfungsi sebagai Live CD). Anda dapat mencoba-coba sistem Ubuntu melalui Live Session tanpa mempengaruhi sistem komputer anda sebelum memutuskan untuk menginstall Ubuntu secara permanen. Untuk memulai proses instalasi, dobel klik pada ikon Install.

Proses instalasi Ubuntu terdiri atas tujuh langkah, dan dimulai dengan langkah pertama yakni munculnya jendela selamat datang dan pilihan bahasa. Klik pada salah satu bahasa yang tersedia, lalu klik tombol Forward:

Dimanakah anda berada? Ubuntu ingin tahu tempat tinggal anda. Beritahu dia lokasi tempat tinggal anda dengan mengklik salah satu titik (kota) pada peta dunia untuk memberi tahu lokasi anda (pilihan ini menentukan setting waktu yang akan dibuat Ubuntu untuk sistem anda):

Apa keyboard yang anda pakai? Jika tidak tahu pasti, pilih saja US English (standar internasional), lalu klik forward:

Setelah kuis kecil dengan pertanyaan-pertanyaan mudah tersebut terjawab, kini Ubuntu menjalankan scanning disk untuk mempersiapkan proses berikutnya: mengatur partisi.

Mengatur Partisi

Inilah tahap yang paling krusial. Sebuah kesalahan kecil dapat merusak sistem secara keseluruhan. Namun jangan panik. Ubuntu telah menyediakan beberapa pilihan untuk menghindari situasi yang tidak diinginkan tersebut. Perhatikan gambar berikut:

Anda akan ditawari tiga opsi untuk mempartisi hardisk:

  • Guided – resize IDE1 master, partition #x (hdax) and use free space. Gunakan pilihan ini jika anda ingin menjalankan dual boot: menginstall Ubuntu, sekaligus membiarkan Windows anda tetap utuh (Keterangan: #x adalah urutan partisi harddisk anda)
  • Guided – use entire disk. Jika anda benar-benar ingin ‘menceraikan’ Microsoft Windows, inilah pilihan terbaik anda! Windows beserta seluruh data dan aplikasinya akan terhapus total dari hardisk, dan digantikan sistem operasi Ubuntu Linux 8.04 Hardy Heron. Lebih muda dan menggoda.
  • Manual. Kecuali kemampuan kungfu Linux anda sudah mumpuni, hindari pilihan ini. Pilihan manual akan mempersilakan anda mengatur sendiri jumlah dan besar masing-masing partisi Linux pada hardisk. Kemerdekaan yang diberikan besar, namun risikonya juga tinggi. Umumnya kesalahan fatal para pemula adalah mengutak-atik partisi NTFS yang dihuni file sistem Windows. Akibatnya jelas: Ubuntu urung didapat, Windows malah berantakan. Sekali lagi, hindari pilihan ini jika anda masih berstatus pendatang baru di Linux.

Khusus tentang opsi manual. Jika anda memilih opsi ini, jendela Prepare partition akan terbuka, berisi tabel partisi yang menunjukkan informasi partisi yang terdapat pada harddisk anda. Anda dapat mengedit, menambah atau menghapus partisi pada tabel tersebut.

Ubuntu minimal membutuhkan dua partisi, yakni partisi untuk filesystem (partisi berformat ext3, dengan mount point “/” (root)) dan satu partisi swap. Sebagai pilihan, anda dapat memperbanyak jumlah partisi sebanyak yang anda inginkan dan menempatkan mount point untuk setiap satu direktori filesystem yang anda anggap penting secara tersendiri pada masing-masing partisi tersebut.

Setelah pilihan anda jatuhkan pada salah satu opsi, kini Ubuntu mulai menjalankan proses pembuatan partisi sesuai pesanan ..

Selanjutnya, anda akan dipandu untuk melakukan proses migrasi dokumen dan berbagai setting dari Windows ke Ubuntu.

Anda dipersilakan memilih dokumen dan setting apa saja yang akan disalin ke Ubuntu.

Lalu membuat user account (hafalkan password anda dan jangan berikan ke orang lain, untuk menjamin keamanan data dan sistem anda kelak).

Sentuhan akhir

Sebelum instalasi berjalan, jendela konfirmasi akan keluar. Jika tidak ada lagi informasi yang ingin diubah, tarik napas panjang dan tekan tombol Install ..

Minum kembali kopi anda yang mulai mendingin. Juga nikmati sepiring cemilan yang telah anda siapkan, karena proses instalasi akan berjalan cukup lama, antara 20 menit hingga lebih dari satu jam (tergantung spesifikasi dan kinerja PC yang anda miliki tentunya).

Sabar, sabar … dan ..

Voila! inilah yang ditunggu-tunggu. Kini anda memiliki Hardy Heron dalam komputer anda! Klik tombol Restart Now jika ingin segera menjajal sistem yang baru anda install.

Setiap kali login, anda harus memasukkan username dan password ke dalam kotak yang tersedia pada login screen sebelum dapat menggunakan sistem Ubuntu anda.

Dan inilah dia tampilan standar desktop Ubuntu 8.04 Hardy Heron. Sebuah tampilan layar desktop dengan dominasi warna coklat-krem lembut dan artwork yang membentuk sketsa vignet bergambar burung bangau (hardy heron = bangau yang tabah) akan menyambut anda, lengkap dengan dua panel memanjang yang mengapit bagian atas dan bawah desktop:

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: