Koneksi internet broadband dengan modem ADSL – PPPoE (Point to Point Protocol over Ethernet) pada Ubuntu

Semua jenis modem ADSL, baik PPPoE (Point to Point Protocol over Ethernet) maupun router-style modem yang menggunakan ethernet sebagai koneksi, telah didukung dan dapat bekerja sepenuhnya pada Ubuntu, juga beberapa tipe USB ADSL modem. Untuk router-style ADSL modem, anda hanya perlu menghubungkannya, melakukan konfigurasi modem sesuai instruksi yang diberikan ISP (Internet Service Provider), dan melakukan konfigurasi network pada Ubuntu. Untuk modem jenis PPPoE, konfigurasi modem (biasanya via web browser) dapat dilakukan sesuai petunjuk tertulis yang disertakan pada kemasan modem tersebut, atau dapat pula anda cari pada panduan online Ubuntu Wiki. (Jika merasa ragu-ragu untuk melakukannya sendiri, anda dapat meminta bantuan teknisi dari ISP langganan anda).

Saya mengasumsikan bahwa modem PPPoE ADSL yang anda miliki telah “siap pakai”. Manual langkah-langkah setting modem dapat berbeda-beda pada setiap merek vendor/pabrikan pembuat modem, dan umumnya disertakan pada kemasan modem tersebut atau telah dilakukan oleh teknisi dari perusahaan penyedia layanan internet (ISP) saat memasang instalasi jaringan internet di rumah/kantor anda. Selain itu anda juga harus memastikan komputer anda telah terkoneksi pada layanan ISP (Internet Service Provider), yang dapat diketahui dari lampu indikator “DSL” atau link yang telah menyala stabil.

  • Buka Applications > Accessories > Terminal
  • Pada Terminal ketikkan:

sudo pppoeconf

  • Program konfigurasi pppoe berbasis teks akan berjalan dan memandu prosedur instalasi. Program tersebut akan melakukan serangkaian langkah berikut:

  1. Mengkonfirmasi bahwa ethernet card anda dapat terdeteksi
  2. Meminta anda memasukkan username. Masukkan username yang diberikan ISP.
  3. Meminta anda memasukkan password. Masukkan password yang diberikan ISP.
  4. Jika PPPoe anda telah terkonfigurasi, anda akan ditanya apakah konfigurasi tersebut diperbolehkan untuk dimodifikasi. jawab “Yes
  5. Anda akan diminta untuk memilih opsi ‘noauth‘ dan ‘defaultroute‘ dan membuang opsi ‘nodetach‘. Pilih “Yes”.
  6. Use peer DNS. Pilih Yes. Limited MSS problem. Pilih Yes
  7. Anda akan ditanya apakah akan ingin langsung terkoneksi setiap kali komputer dinyalakan (connect at startup). Jawabannya terserah anda.
  8. Terakhir, anda akan ditanya apakah ingin langsung tersambung ke internet setelah proses setting ini selesai.

Prosedur setting PPPoE selesai. Kini anda komputer anda telah dapat terhubung ke internet.

Setiap kali anda akan mengakses internet, buka program terminal, lalu ketikkan perintah:

sudo pon dsl-provider [enter]

dan jika ingin mengakhiri koneksi, ketikkan:

sudo poff dsl-provider [enter]

(Anda akan diminta mengisi password setiap kali memulai dan mengakhiri koneksi internet. Jangan sampai keliru. Password yang harus anda masukkan adalah password login sistem Ubuntu anda sebagai admin atau owner (sama dengan password yang digunakan saat startup), bukan password yang diberikan layanan internet/ISP karena password dari ISP telah terkonfigurasi secara otomatis)

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: